Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juni 2009

AKUNTANSI

A. Pengertian dan Definisi Akuntansi

Akuntansi adalah suatu proses mencatat, mengklasifikasi, meringkas, mengolah dan menyajikan data, transaksi serta kejadian yang berhubungan dengan keuangan sehingga dapat digunakan oleh orang yang menggunakannya dengan mudah dimengerti untuk pengambilan suatu keputusan serta tujuan lainnya.

Akuntansi berasal dari kata asing accounting yang artinya bila diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia adalah menghitung atau mempertanggungjawabkan. Akuntansi digunakan di hampir seluruh kegiatan bisnis di seluruh dunia untuk mengambil keputusan sehingga disebut sebagai bahasa bisnis.

B. Fungsi Akuntansi

Fungsi utama akuntansi adalah sebagai informasi keuangan suatu organisasi. Dari laporan akuntansi kita bisa melihat posisi keuangan sutu organisasi beserta perubahan yang terjadi di dalamnya. Akuntansi dibuat secara kualitatif dengan satuan ukuran uang. Informasi mengenai keuangan sangat dibutuhkan khususnya oleh pihak manajer / manajemen untuk membantu membuat keputusan suatu organisasi.

C. Laporan Dasar Akuntansi

Pada dasarnya proses akuntansi akan membuat output laporan rugi laba, laporan perubahan modal, dan laporan neraca pada suatu perusahaan atau organisasi lainnya. Pada suatu laporan akuntansi harus mencantumkan nama perusahaan, nama laporan, dan tanggal penyusunan atau jangka waktu laporan tersebut untuk memudahkan orang lain memahaminya. Laporan dapat bersifat periodik dan ada juga yang bersifat suatu waktu tertentu saja.

DAFTAR PUSTAKA AKUNTANSI

DAFTAR PUSTAKA
Ang, Robert (1997), Buku Pintar Pasar Modal Indonesia, Jakarta, Mediasoft Indonesia.
Archelis, Steve (2000), Technical Analysis From A to Z, Equis International
Fernandez-Rodriguez, Fernando; Christian Gonzales-Martel; Simon Sosvilla-Rivero (1999), Technical Analysis in the Madrid Stock Exchange, Fundacion de Estudios Economia Aplicada Working Paper, April 1999.
Fernandez-Rodriguez, Fernando; Christian Gonzales-Martel; Simon Sosvilla-Rivero (2000), Technical Analysis in Foreign Exchange Markets : Linear versus Nonlinear trading Rules, Fundacion de Estudios Economia Aplicada Working Paper, September 2000.
Fernandez-Rodriguez, Fernando; Christian Gonzales-Martel; Simon Sosvilla-Rivero (2001), Optimization of Technical Trading Rules by Genetic Algorithms : Evidence from the Madrid Stock Exchange, Fundacion de Estudios Economia Aplicada Working Paper, August 2001.
Firmansyah (2000), “Peramalan Inflasi Dengan Metode Box-Jenkins (ARIMA) : Studi Kasus Tingkat Inflasi Kota Semarang dan Yogyakarta 1994-2000, Media Ekonomi & Bisnis Vol. XII No.2 Desember 2000
Gujarati, D.N (2003), Basic Econometric, 4th Edition; McGraw Hill, Inc.
Huang, Stanley C (1990), Timing The Stock Market for Maximum Profit, Probus publishing company, Chicago, Illinois.
Qizam, Ibnu (2001), Analisis Kerandoman Perilaku Laba Perusahaan di Bursa Efek Jakarta, Simposium Nasional Akuntansi IV IAI-KAPd, Agustus.
Machfoed, Mas'ud (1994), Financial Ratio Analysis and The Prediction of Earnings Changes in Indonesia, Kelola, No. 7/III/1994:114-134.
Hanafi, Mamduh (1997), Informasi Laporan Keuangan: Studi Kasus pada Emiten BEJ, Kelola, No. 16/VI/1997
Kusumadewi, Sri (2003), Artificial Intelligence (Teknik dan Aplikasinya), Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta.
________________(2004), Membangun Jaringan Syaraf Tiruan (Menggunakan MATLAB dan Excel Link), Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta
Nur Fadjrih Asyik (1999), Tambahan Kandungan Informasi Arus Kas, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol 2, No 2.
Parawiyati dan Zaki Baridwan (1998), Kemampuan Laba dan Arus Kas dalam Memprediksi Laba dan Arus Kas Perusahaan Go Publik di Indonesia, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol 1, No.1, Januari:1-10.
Parisi, Franci dan Alejandra Vasques (2000), Simple Technical Trading Rules of Stock Returns : Evidence From 1987 – 1998 in Chile, Emerging Market Review, Vol 1.
Sartono, Agus dan Sri Zulaihati (1998), “Rasionalitas Investor Terhadap Pemilihan Saham dan Penentuan Portofolio Optimal dengan Indeks Tunggal di BEJ”, Kelola No.17, Juli
Trisnawati, Rina (1999), Pengaruh Informasi Prospektus Pada Return Saham di Pasar Modal, Simposium Nasional Akuntansi II dan Rapat Anggota II, Ikatan Akuntan Indonesia, Kompartemen Akuntan Pendidik, 24-25 September:1-13.
Seiler, Michael J. dan Walter Rom (1997), A Historical Analysis of Market Efficiency : Do Historical Returns Follow a Random Walk, Journal of Financial and Strategic Decision, Vol. 10, No.2.
Sekaran, Uma (1992), Research Methods for Business : Skill Building Approach;2nd Edition, John Wiley & Sons, Inc.
Sharpe, William F.,Gordon, J. Alexander dan V, Bailey (1995), Investment, Prentice Hall, New York.
Siddarta Utama dan Anto Yulianto Budi Santoso (1998), Kaitan antara Price/Book value dan Imbal Balik Saham pada Bursa Efek Jakarta, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol. 1, No.1, Januari:127-139.
Syahib Natarsyah (2000), Analisis Pengaruh Beberapa Faktor Fundamental dan Risiko Sistematik Terhadap Harga Saham: Kasus Industri Barang Konsumsi yang Go Publik di Pasar Modal Indonesia, Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, Vol. 15, No.3:294-312.
Triyono dan Jogiyanto Hartono (2000), Hubungan Kandungan Informasi Arus Kas, Komponen Arus Kas dan laba Akuntansi dengan Harga Saham atau Return Saham, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol.2.,No.1.
Utami, Wiwik dan Suharmadi (1998), Pengaruh Informasi Penghasilan Perusahaan Terhadap Harga Saham di Bursa Efek Jakarta, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Vol. 1, No. 2, Juli:255-268.
Siang, Jong Jek (2005), Jaringan Syaraf Tiruan dan Pemrogramannya Menggunakan MATLAB, Andi Offset, Yogyakarta.
Trisna Dhuwita, Qiqin (2003), Pengujian Penerapan Analisis Teknikal dalam memprediksi Indeks LQ45 di bursa efek jakarta, Tesis tidak dipublikasikan, MAKSI UNDIP, Semarang.
Yao, Jingtao; Chew Lim Tan dan Jean-Lee Poh, “Neural Networks For Technical Analysis : A Study on KLCI”, International Journal of Theoretical and Applied Finance Vol 2, No 2 (1999) 221-24

Kamis, 11 Juni 2009

OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

JAVA
Java merupakan bahasa pemograman berorientasi object dan multi platform, dikembangkan oleh SUN Micro System. Keunggulan JAVA saat ini:
o Grafical User Interface Based
Tampilan program berbasis grafis untuk memudahkan pemakai berinteraksi dengan ptogram.
o Object Oriented
Konsep pemograman berorientasi object membuat pembuatan dan pengembangan program menjadi lebih mudah.
o Web Application
Mendukung aplikasi dan fitur Web seperti applet, JSP (Java Server Pages), CORBA dan lain-lain.
o Multiplatform Application
Program bisa berjalan di semua platform Operating System seperti Windows, Linux dan Unix dengan JVM (Java Virtual Machine) yang harus terpasang sesuai dengan platform yang dibutuhkan.
o Multithreaded Application
Aplikasi dapat menjalankan sejumlah proses secara bersamaan tanpa menunggu sebuah proses selesai untuk menjalankan proses lainnya.
o Secure
Java mempunyai 2 fitur keamanan di paket JDK (Java Development Kit) dan JCE (Java Cryptography Extension) yang meliputi signature, message digest, key generator, authentification, encryption dan big number.
o Mission Critical Software
Digunakan untuk pengembagan software di mana tingkat error yang terjadi sangat diperhatikan, di mana sebuah error pada suatu program bisa mengakibatkan kerusakan fatal pada sistem secara keseluruhan.
o Distributed Networking Application
Dengan fitur ini dapat membuat program untuk kasus tertentu dengan melibatkan beberapa komputer sehingga penyelesaian masalah menjadi cepat.



Bagaimana JAVA Bekerja ?

o Koding, pemakai menulis kode program dalam bahasa pemograman JAVA menggunakan teks editor atau Integrated Development Environment (IDE) yang disimpan dalam file yang bereksitensi java.
o Kompilasi, mengubah kode program yang tersimpan dalam file java menjadi bahasa mesin (berbentuk kode biner) dan disimpan dalam file yang bereksitensi class.File class inilah yang disimpan diserver atau langsung dieksekusi oleh interpreter sesuai platformnya masing-masing Operating System.
o Eksekusi, menjalankan program yang telah berhasil dikompilasi.

Compiler : Mengkompilasi source code menjadi bentuk bahasa mesin.
Interpreter : Mengkompilasi dan menjalankan source code secara langsung.


Apa itu Object?
Object adalah penggambaran sesuatu oleh komputer dari dunia nyata yang dapat memiliki Attribute(State) dan Behavior (Kebiasaan). Attribute merupakan ciri-ciri, anggota yang membentuk atau sesuatu yang bisa dikenali sebagai object. Behavior merupakan cara atau kebiasaan dari object untuk melakukan sesuatu pekerjaan.
Contoh Object:
1. Manusia
Object manusia memiliki attribute kaki, tangan, mata, hidung, telinga, mulut dan badan sedangkan behaviornya adalah cara berjalan, cara makan, cara berlari, cara melompat, cara bicara, cara melihat dan lain-lain.

2. Benda/Object

3. Hewan


Konsep Dasar OOP
OOP adalah Object Oriented Programming, yaitu cara pandang pemograman yang berdasarkan object yang bersifat independen dan mampu berjalan sendiri serta saling berinteraksi.OOP Memiliki karaketristik:
Class : Kelompok yang mempunyai ciri yang sama terdiri dari attribute dan method (fungsi). Class merupakan blueprint object atau object adalah instance dari class.

Abstraction : cara penyederhanaan sistem menjadi lebih sederhana, misalnya sistem terdiri dari subsistem yang saling berinteraksi. Komputer tersusun dari Sistem masukan, Sistem pemrosesan dan Sistem Keluaran Input.

Modularity : object bersifat modular dan independen.Object dapat ditulis dan atur ulang secara terpisah dari object lain.

Encapsulation : mekanisme penyembunyian proses dan variabel-variabelnya tertentu saja yang bisa diakses sesuai haknya (public, private & protected) di dalam sistem untuk menghindari interferensi dan menyederhanakan penggunaan sistem. Secara default fungsi atau variabel yang dideklarasikan akan bertipe private. Di bawah ini adalah perbedaan ketiganya:
• Public : Seluruh yang dideklarasikan di sini bisa di akses siapa saja
• Private : Hanya bisa diakses oleh fungsi itu sendiri dan friend class
• Protect : Bisa diakses oleh fungsi itu sendiri, friend class dan turunannya.

Polymorphism : kemampuan object yang bereaksi secara berbeda dan memilki berbagai bentuk terhadap informasi yang sama. Yang memungkin terjadinya overloading dan overriding. Overloading adalah penggunaan satu nama untuk beberapa method dengan parameter yang berbeda. Overriding adalah Terjadi ketika deklarasi method subclass sama dengan method dari superclassnya.

Inheritance : Suatu Class dapat mewariskan attribute dan method kepada Class lain.